Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

Penyebab Kegemukan (Obesitas)


1. Pola makan yang buruk :
Mudahnya mendapat makanan dan tersedianya makanan yang enak dan makanan siap saji (junk food) dan sebagian besar kelebihan  energy makanan ini berasal dari meningkatnya konsumsi karbohidrat bukan dari konsumsi lemak.  Sumber untama karbohidrat ini berasal dari  minuman manis, yang saat ini mencapai 25% energy makanan harian dewasa muda di Amerika serikat dan keripik kentang.

2.      Tidur saat larut malam :
Kebiasaan tidur larut malam memiliki dua akibat yang tidak menyehatkan yaitu bisa membuat berat badan meningkat serta membuat badan menjadi lesu dan lemas kesekan harinya.
Mengapa bisa membuat berat badan bertambah ?
Seperti yang dikutip oleh Women’s Health Mag,  karena tidur pada larut malam dapat meningkatkan keinginan untuk mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori.
Para peneliti dari Parelman of Medicine di University of Pennsylvania telah mengamati pola hidup 27 orang partisipan yang pergi tidur pada pukul 22.00 dan mengamati 198 partisipan yang pergi tidur pada pukul 04.00.  hasil pengamatan menunjukkan kelompok yang tidur pada pukul 04.00 mengasup 550 kalori lebih banyak dari kelompok yang tidurnya lebih awal.  Dan jumlah kalori tersebut sebagian besar berasal dari makanan berlemak.
Setelah pengamatan selama lima malam didapatkan bahwa kelompok yang tidurnya pukul 04.00 mengalami kenaikan berat badan  lebih dari dua pon (0,9 kg).
Menurut Andre M. Spaeth, MA dari University of Pennsyvania menjelaskan, semakin malam anda terjaga semakin banyak waktu yang dimiliki untuk makan dan makanan yang diinginkan adalah yang tinggi lemak dan kalori.
Pada malam hari/larut malam biasanya makanan yang tersedia adalah makanan siap saji (junk food) sebab orang cenderung malas untuk memasak di larut malam itu sehinga mencari makanan yang praktis.  Diketahui bahwa makanan junk food itu salah satu penyebab obesitas.

3.      Kurangnya aktivitas fisik :
Dengan globalisasi saat ini maka ketergantungan terhadap penggunaan mobil, dan penggunaan mesin pada proses produksi sehingga gerakan manusia menjadi terbatas.
Gaya hidup kurang bergerak memiliki peran penting dalam terjadinya obesitas.  Di seluruh dunia terjadinya kecenderungan pergeseran pekerjaan yang menuntut aktivitas fisik.  Saat ini setidaknya 60% populasi dunia tidak melakukan olahraga yang cukup karena bertambahnya penggunaan transportasi mekanik dan bertambahnya teknologi hemat tenaga fisik yang ada di rumah.
Menurut World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa orang diseluruh dunia kurang mencari kegiatan rekreasi yang melibatkan aktivitas fisik,  studi di Finlandia memperlihatkan adanya peningkatan sementara di Amerika serikat menunjukkan tidak adanya perubahan yang signifikan  dari kegiatan rekreasi yang melibatkan aktivitas fisik.

4.      Faktor genetic
Genetic factorang berfokus pada pola keturunan telah menemukan bahwa 80% keturunan dari dua orang tua yang kegemukan juga mengalami kegemukan.

5. Suatu tinjauan pada tahun 2006 mengidentifikasi kemungkinan lain penyebab obesitas, yaitu polutan lingkungan yang mempengaruhi metabolisme lipid, menurunnya variabilitas suhu lingkungan, menurunnya jumlah perokok sebab dengan merokok mengurangi napsu makan, penggunaan obat-obatan yang membuat peningkatan berat badan seperti antipsikotik atipikal, kehamilan pada usia lebih tua yang menyebabkan kerentanan anak mengalami kegemukan.



Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...