Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

BAB 1 Napak Tilas Penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia (Dasar Hukum Hak Asasi di Indonesia)



SEMESTER GANJIL KELAS X
BAB 1. NAPAK TILAS PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

Kegiatan Belajar 3 : Dasar Hukum Hak Asasi di Indonesia
(Metode Inquiry)

A.   Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mengumulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan, peserta didik dapat :
1.     Menjelaskan dasar hukum HAM di Indonesia,
2.     Menjelaskan pengaturan HAM dalam Konstitusi,
3.     Menjelaskan pengaturan HAM dalam Tap MPR,
4.     Menjelaskan pengaturan HAM dalam undang-undang,
5.     Menjelaskan pengaturan HAM dalam peraturan pemerintah dan keputusan presiden,
6.     Menerapkan perilaku jujur, disiplin, peduli dan pro aktif selama kegiatan pembelajaran.


B.   Materi Pembelajaran dan Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan mengamati dan menanya :
Dalam perundang-undangan Indonesia ada 4 bentuk hokum tertulis yang menyatakan tentang HAM, yaitu :
1.     Dalam UUD 1945,
2.     Dalam Ketetapan MPR (Tap MPR),
3.     Dalam Undang-undang (UU),
4.     Dalm peraturan perundang-undangan (Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, dan peraturan pelaksanaan lainnya).
Kelebihan pengaturan HAM dalam UU tertulis adalah memberikan jaminan hokum yang sangat kuat, karena bila ada perubahan harus melalui amandemen dan referendum.  Sedangkan kelemahannya adalah hanya memuat tentang aturan dalam garis besarnya saja.  Kelemahan pengturan HAM dalam Tap MPR adalh tidak dapat memberikn sanksi hokum bagi pelanggarnya.  Kelemahan pengaturan Ham dalam UU dan peraturan pelaksanan lainnya, adalah kemungkinan seringnya mengaalami perubahan.
Ad 1. Pengaturan HAM dalam UUD RI/Konstitusi :
a.     UUD Tahun 1945
Dalam UUD 1945, diantaranya :
1)    Pasal 27 ayat 1 : Hak atas persamaan kedudukan dalam hokum dan pemerintahan,
2)    Pasal 27 ayat 2 : Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak,
3)    Pasal 28 : Hak berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan,
4)    Pasal 29 ayat 2 : Hak memeluk dan beribadah sesuai dengan ajaran agama,
5)    Pasal 30 : Hak dalam usaha pembelaan Negara,
6)    Pasal 31 : Hak mendapat pengajaran,
7)    Pasal 32 : Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah,
8)    Pasal 33 : Hak di bidang perekonomian,
9)    Pasal 34 : Hak fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara.
b.     Konstitusi RIS 1949, sebagai berikut :
1)    Pasal 7 ayat 1 : Hak diakui sebagai person oleh UU,
2)    Pasal 7 ayat 2 : Hak persamaan di depan hokum,
3)    Pasal 7 ayat 3 : Hak persamaan perlindungan menentang diskriminasi,
4)    Pasal 7 ayat 4 : Hak atas bantuan hokum,
5)    Pasal 8 : Hak atas keamanan personal,
6)    Pasal 9 ayat 1 : Hak atas kebebasan bergerak,
7)    Pasal 9 ayat 2 : Hak untuk meninggalkan negeri,
8)    Pasal 10 : Hak untuk tidak diperbudak,
9)    Pasal 11 : Hak untuk mendapatkan proses hukum,
10)                       Pasal 12 : Hak untuk tidak dianiaya,
11)                       Pasal 13 ayat 1 : Hak atas peradilan yang adil,
12)                       Pasal 13 ayat 2 : Hak atas pelayanan hokum dari para hakim,
13)                       Pasal 14 ayat 1, 2, dan 3 : Hak dianggap tidak bersalah,
14)                       Pasal 18 : Hak atas kebebasan befikir dan beragama,
15)                       Pasal 19 : Hak atas kebebasan berpendapat,
16)                       Pasal 20 : Hak kebebasan berkumpul,
17)                       Pasal 21 ayat 1 : Hak atas penuntutan,
18)                       Pasal 22 ayat 1 : Hak turut serta dalam pemerintahan,
19)                       Pasal 22 ayat 2 : Hak akses dalam pelayanan public,
20)                       Pasal 23 : Hak mempertahankan Negara,
21)                       Pasal 25 ayat 1 : Hak atas kepemilikan,
22)                       Pasal 25 ayat 2 : Hak untuk tidak dirampas hak miliknya,
23)                       Pasal 27 ayat 1 : Hak mendapatkan pekerjaan,
24)                       Pasal 27 ayat 2 : Hak atas kerja,
25)                       Pasal 28 : Hak untuk membentuk serikat kerja.
c.      UUD Sementara (1950), adalah :
1)    Pasal 28 : Hak atas kebebasan agama, keinsyapan bathin, dan pikiran,
2)    Pasal 19 : Hak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat,
3)    Pasal 20 : Hak atas kebebasan berkumpul dan berapat diakui dan diatur dengan UU,
4)    Pasal 21 : Hak berdemonstrasi dan mogok diakui dan diatur dalam UU,
5)    Pasal 22 : Hak berpendapat, berserikat dan berkumpul, bahkan hak berdemonstrasi dan mengajukan pengaduan kepada penguasa,
6)    Pasal 23 : Hak turut serta dalam pemerintahan,
7)    Pasal 24 : Hak dan berkewajiban turut serta dengan sungguh-sungguh dalam pertahanan Negara,
8)    Pasal 26 : Hak atas kepemilikan baik sendiri maupun bersama-sama orang lain,
9)    Pasal 28 : Hak atas pekerjaan yang layak bagi kemanusiaan,
10)                       Pasal 29 : Hak untuk mendirikan serikat pekerja dan masuk kedalamnya untuk melindungi dan memperjuangkan kepentingannya,
11)                       Pasal 30 : Hak dibidang pendidikan dan pengajaran,
12)                       Pasal 31 : Hak untuk terlibat dalam pekerjaan dan organisasi social,
13)                       Pasal 40 : Hak atas kebebasan kebudayaan dan ilmu pengetahuan,
14)                       Pasal 42 : Hak atas jaminan kesehatan.
d.     UUD 1945 (Amandemem), sebagai berikut :
1)    Pasal 27 ayat 1 : sama stausnya dalm hukum dan berkewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan.
2)    Pasal 27 ayat 2 : Berhak atas pekerjaan yang layak,
3)    Pasal 27 ayat 3 : Berhak dan wajib ikut dalm pembelaan negara.
4)    Pasal 28 : Kebebasan bidang politik, bersrikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran.
5)    Pasal 28 A : Hak untuk hidup dan mepertahankannya,
6)    Pasal 28 B ayat 1 : Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan,
7)    Pasal 28 B ayat 2 : Hak anak untuk kelangsungan hidup dan berkembang, hak atas perlindungan,
8)    Pasal 28 C ayat 1 : Hak untukmengembangkan diri, kebutuhan dasar, Pendidikan dan manfaat teknologi, budaya, dan seni,
9)    Pasal 28 C ayat 2 : hak memperjuangkan haknya secara kolektif,
10)                       Pasal 28 D ayat 1 : Hak perlindungan dan kepastian hukum,
11)                       Pasal28 D ayat 3 : Hak untuk bekerja dan mendapat imbalan.
12)                       Pasal 29 : Hk untuk memilih dan memeluk agama serta beribadah menurut agama dan kepercayaan yang dianut.
13)                       Pasal 30 : Hak dan wajib untuk ikut dalam pertahan dan keamanan negara.
14)                       Pasal 31 : hak dalam mendapat pendidikan,
15)                       Pasal 32 : Bebas dala mengembangkan nilai-nilai budayanya,
16)                       Pasal 33 : Hak mendapatkan kemakmuran, asas kekkeluargaan dalam perekonomian,
17)                       Pasal 34 : Jaminan social, peayanan kesehatan, fakir mskin dan anak terlantar dipelihara negara.

Ad 2. Pengaturan HAM dalam Ketetapan MPR : yaitu Tap MPR Nomor XVII Tahun 1998 tentang Pelaksanaan  dan Sikap Bangsa Indonesia Terhadap HAM dan Piagam HAM Nasional.

Ad 3. Pengaturan HAM dalam Undang-Undang
1.     UU Nomor 5 Tahun 1998 Tentang Ratifikasi Konvensi Anti Penyiksaan, Perlakuan yang Kejam.
2.     UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kebebasan Munyatakn Pendapat,
3.     UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,
4.     UU No. 29 Tahun 1999 Penghapusan segala bentuk Diskriminasi,
5.     UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM,
6.     UU No. 40 tahun 1999 tentang Kebebasan Pers,
7.     UU No. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM

Ad 4.  Pengaturan HAM dalam Peraturan Pemerintah dan Kepres
1.     Perpu No. 1 Than 1999 tentang Pengadilan HAM,
2.     Keprs No. 181 Tahun 1998 Tentang Pendirian Komnas Penghapusan Kekekrasan terhadap Wanita,
3.     Kepres No. 50 Tahun 1993 Tentang komnas HAM,
4.     Keprs No. 5 Tahun 201 tentang pembentukan Pengadilan HAM ad hoc pada pengadilan Negeri Jakarta usat.


C.     Tugas Mandiri/dikerjakan di lembar kerja lain
Bandingkan Komnas HAM dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia
No
Komnas HAM
Komnas Perlidungan Anak
1
Landasan Hukumnya :
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………


………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
2
Tugasnya :
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………

………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
3
Kendala yang dihadapi :
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………

………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
4
Kasus yang pernah ditangani :
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………

………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………

Jelaskan kembali secara singkat :
       
No
Pasal UUD 1945
Pengatur Hak dan Kewajiban tentang apa
1
27

2
28

3
29

4
30

5
31

6
32

7
33

8
34


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...