Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

Persiapan Menjelang Berangkat Haji dan Umroh - Cara Mengerjakan Haji dan Umroh

Apabila nomor porsi dan tahun keberangkatan haji anda sudah keluar, jelas akan berangkat pada tahun yang bersangkutan, maka Jemaah Calon Haji (JCH) sebaiknya mempersiapkan diri cecara fisik maupun rokhani.  Karena perjalanan haji ini adalah perjalanan suci, maka persiapkanlah diri dengan sebaik-baiknya, agar ibadah haji yang dilakukan menjadi haji yang mabrur, benar cara mengerjakannya.  Sebab sangat rugi apabila ibadah yang ditunggu sekian tahun lamanya dengan pengorbanan baik materiil dan pikiran serta tenaga akan menjadi kurang sempurna, bahkan sia-sia.  Persiapan yang dapat dilakukan menjelang tahun keberangkatan anda adalah :
Persiapan Fisik :
Karena ibadah haji itu bukan saja ibadah rokhani tetapi juga ibadah yang menuntut kekuatan fisik, ibadah yang banyak dilakukan dengan aktifitas (perbuatan) fisik, midalnya Thawaf, Sa'i, Melontar Jumrah, banyak memerlukan perjalanan kaki.  Menjaga kesehatan selagi di tanah air, kurangi merokok atau berhenti merokok, banyak berjalan kaki ( latihan 2 km per hari )
Persiapan Rokhani :
  1. Membiasakan diri beribadah, misalnya solat berjama'ah di masjid, karena di Makkah maupun Madinah anda sebagian besar menghabiskan waktu di Masjid.
  2. Belajar manasik haji, sebab dengan tidak mengetahui tata cara maka tidak tahu yang akan dikerjakan (bingung) sehingga ikut-ikutan dan hal seperti ini sangat berbahaya terhadap kesempurnaan ibadah hajinya.
  3. Belajar manasik akan sangat membantu anda dalam mengerjakan mana rukun haji dan mana wajib haji.  Disarankan anda mandiri dalam melaksanakan rukun dan wajib haji, tidak terlalu banyak bergantng pada petugas haji atau kawan, karena akan memberatkan mereka.
  4. Fahami manasik haji secara detail, dengan banyak bertanya kepada pembimbing haji di kantor kementerian agama setempat, atau bertanya di Yayasan sebagai KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang anda ikuti.  KBIH adalah lembaga sosial yang membantu pemerintah yang akan membimbing anda dari sebelum berangkat sampai pulang kembali ke tanah air.  Biasanya kalau anda ikut Yayasan KBIH biasanya ini dilakukan swasta atau pondok pesantren maka anda akan lebih leluasa karena mereka ini biasanya menyelenggarakan pengajian ruitn yang membahas manasik haji kepada anggotanya setiap tahun sebelum keberangkatan.  Nah ikuti minimal 2 sampai 3 tahun agar anda semakin mantap dan punya gambaran / bayangan dalam hati tentang tata cara ibadah haji dan umroh.  Insya Allah anda tidak akan bingung, tinggal anda mengikuti komando dari KBIH anda di Madinah atau di Makkah, namun kelebihan anda adalah anda sudah mengerti dan tahu apa yang akan anda kerjakan.  Anda tidak perlu bertanya lagi. Jadi rumusnya adalah : Dimana, Kapan, dan Apa Yang Akan Dikerjakan.
  5. Bulatkan niat semata-mata karena Allah dan untuk melaksanakan rukun islam ke lima, bukan sekedar niat ziarah ke Baitullah, bertemu saudara di Arab, tidak utuk melihat perkembangan Kota Makkah atau Madinah, apalagi untuk berwisata.
  6. Memperkuat silaturrahim dengan sanak famili, keluarga, tetangga, perbaiki jika ada silaturrahim yang putus, agar perjalanan ibadah menjadi lancar tanpa beban.
  7. Mulai saat ini minta maaflah dan memohon keridhaan dari kedua orang tua, para sahabat, kawan dan tetangga.
  8. Usahakan memperbanyak membaca Al Qur'an setiap malam dan pagi, apabila tidak mampu  membaca Al Qur'an dapat diganti dengan zikir-zikir atau wirid aepeeti : Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar, Lailahaillalah.
  9.  Kurangi kegiatan-kegiatan keduniaan, kecuali dalam hal pekerjaan dan kewajiban.
  10.  Apabila akan meninggalkan hutang agar ditulis dan diwasiatkan kepada ahli waris yang bertanggungjwab, demikian juga bila kita dihutang orang lain agar ditulis dan diwasiatkan keada ahli waris.
  11. Perbanyak bersedekah kepada Yatim Piatu dan Fakir Miskin, karena bersedekah adalah penolak bala, mara bahaya.
  12. Mulai dari saat ini, setiap hari melakukan sholat hajat, yang paling baik dilakukan  lewat   tengah malam, dengan niat sebagaiberikut : 
  13. اصلى سنة الحاجة ر كعتين الله تعالى الله اكبر 
    Pada rakaat pertama pertama membaca Surah Al Fatihah dilanjutkan dengan Surah Al Kafirun, dan pada rakaat kedua Membaca Surah Alfatihah dilanjutkan dengan surah Al Ikhlas. Setelah selesai sholat berdo'a dengan menyebutkan apa yang menjadi hajat kita.
  14. Memperbaharui secara terus menerus taubat kita kepada Allah SWT baik dengan bacaan, tutur kata, dan perbuatan (tindakan) serta perbanykalah membaca istigfar, seperti ucapan di bawah ini sebanyak 41 kali setiap selesai sholat :
اَسْتَغفِـرُ اللهَ الْعَظِِيْم اِنَّهُ كَانَ غَـفَّـارْا
Kemudian : Berserah diri kepada Allah SWT

بِـــــــــسْمِ اللهِ تَوَ كَّلْتُ عَلَى اللهُ لَاحَوْلَ وَلَا قُوَّ ةَ اِلَّ لابِاللهِ اْلعَلِىِّ اْلعَظِيْمِ
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...