Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

Di Mina Tanggal 10, 11, 12, 13 Zul-Hijjah - Bagian 9 - Cara Mengerjakan Haji dan Umroh

TANGGAL 10 ZUL-HIJJAH PAGI :
Setelah jamaah tiba di Mina tanggal 10 fajar/pagi kemudian ditempatkan di tenda/kemah.  Setelah selesai Sholat Subuh dan Sarapan para jamaah dapat berangkat ke Jamrah untuk melontar yaitu pada satu Jamrah yaitu Jamrah Aqobah saja.  Melontar pada Jamrah Aqobah lebih Afdol di pagi hari.
Setelah selesai melontar jamrah Aqobah maka para jamaah dapat kembali ke Kemah atau Tenda kemudian Bercukur (Tahallul Awwal)
Setelah Tahallul Awwal ini maka para jamaah dapat melepas pakaian Ihram dan mengenakan pakain biasa, dan semua larangan Ihram tidak berlaku lagi kecuali bagi suami dan istri masih dilarang bercumbu/bersetubuh.

TAWAF IFADAH/TAWAF RUKUN HAJI :
Bagi jamaah yang dari Muzdalifah langsung menuju Mina dan Melontar Jamrah Aqobah, kemudian Bercukur (Tahallul Awwal) dan mengganti pakain ihram dengan pakaian biasa, maka para jamaah yang berkesempatan dan kuasa untuk kembali ke Makkah pada hari itu juga untuk melakukan Tawaf Ifadah/Tawaf Rukun.  Ke Makkah dapat berjalan kaki lewat Aziziyah atau menyewa kendaraan.
Setiba di Makkah langsung ke Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf Ifadah dan dilanjutan dengan Sa'i.  Setelah semua ini selesai, maka inilah disebut Tahallul Tsani (Tahallul Qubro) yaitu menghalalkan semua yang dilarang dalam Ihram termasuk bercumbu/bersetubuh bagi suami dan istri.

Perhatian :
Pada hari itu setelah tawaf Ifadah dan Sa'i selesai dikerjakan maka bergegaslah kembai ke Mina sebelum tenggelam Matahari untuk melaksanakan Mabit di Mina.
Bagi jamaah yang tidak sempat kembali Ke Makkah pada tangal 10 Zul-Hizzah setelah melontar Jamrah Aqobah untuk melaksanakan Tawaf Ifadah, maka jamaah akan dapat melaksanakan  Tawaf Ifadah nanti setelah kembali dari Mina ke Makkah yaitu tanggal 12 Zul-Hijjah (Bagi Jamaah yang mengambil Nafar Awal) dan pada tanggal 13 Zul-Hijjah bagi jamaah yang mengambil Nafar Tsani)

KEGIATAN PADA HARI TASRIQ (Tanggal 11, 12. 13 Zul-Hizzah)
Pada hari Tasriq ini para jamaah masih berada di Mina / Mabit di Mina.  Ibadah yang akan dilaksanakan pada hari Tasriq ini adalah setiap hari para jamaah melontar 3 Jamrah yaitu :
  1. Jamrah Ula         = 7 Batu
  2. Jamrah Wusto     = 7 Batu
  3. Jamrah Aqobah   = 7 Batu
Jadi batu yang digunakan untuk melontar Jamrah setiap hari adalah 21 Batu.  Melontar Jamrah pada hari Tasriq lebih Afdol dikerjakan setelah waktu Zuhur /tergelincir Matahari.
Mabit/Menginap di Mina adalah salah satu Wajib Haji.
Bila jamaah setelah melontar Jamrah pada tanggal 12 Zul-Hijjah meninggalkan Mina dan kembali ke Makkah maka inilah disebut NAFAR AWAL.  Sedangkan apabila jamaah meninggalkan Mina dan kembali ke Makkah setelah melontar Jamrah pada tanggal 13 Zul-Hijjah, maka inilah yang disebut NAFAR TSANI.
Share:

1 komentar:

  1. Ass. Blog sangat bermanfaat untuk membantu jamaah haji dan umroh .... Wassalam.

    BalasHapus

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...