Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

BAB 4 Hubungan & Organisasi Internasional (KB. 14)



Kegiatan Belajar 14 ( 1 x pertemuan )



BAB 4  HUBUNGAN DAN ORGANISASI INTERNASIONAL



Standar Kompetensi

4. Menganalisis hubungan internasional dan organisasi internasional

Kompetensi Dasar

4.3. Menganalisis fungsi perwakilan diplomatic



A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

1.     Mendeskripsikan pengertian perwakilan diplomatik dan konsuler.

2.     Menguraikan tingkatan perwakilan diplomatik dan konsuler.

3.     Menguraikan tugas dan fungsi perwakilan diplomatik dan konsuler.

4.     Mengidentifikasikan persamaan dan perbedaan perwakilan diplomatik dan konsuler.

5.     Menguraikan prosedur pengangkatan seorang diplomatik.



B. MATERI POKOK

    1. Pengertian perwakilan diplomatik


    2. Tingkatan perwakilan diplomatik

    3. Fungsi  dan tugas perwakilan diplomatik

    4. Pengertian perwakilan konsuler

    5. Tingkatan perwakilan konsuler

    6. Fungsi perwakilan konsuler

    7. Persamaan dan Perbedaan perwakilan diplomatik dengan konsuler.



C. URAIAN MATERI POKOK

1. Pengertian perwakilan diplomatik

Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain.  Tugas ini dilakukan oleh perangkat diplomatik yang meliputi duta besar, duta, kuasa usaha dan atase-atase.  Dasar hukum pengangkatan perwakilan diplomatic dan konsuler  adalah pasal 13 UUD 1945 yang menyatakan :

1. Presiden mengangkat duta dan konsul

2. Dalam hal mengangkat duta, Presiden memperhatikan pertimbangan DPR.

3. Presiden menerima penempatan duta  negara  lain dengan  memperhatikan   pertimbangan DPR.

2. Tingkatan Perwakilan diplomatik :

1. Tingkat Duta besar : Duta Besar ( Ambassador) adalah tingkatan tertinggi dalam perwakilan diplomatik.  Duta Besar memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa yang ditempatkan di negara yang punya hubungan erat dan banyak hubungan timbal balik. Duta besar dapat memutuskan sesuatu yang menyangkut negaranya tanpa berkonsultasi dengan kepala negaranya terlebih dahulu.

2. Duta (Gerzant) adalah setingkat lebih rendah dari duta besar, biasanya   ditempatkan di negara yang tidak banyak hubungan timbal balik dan derajat kereratan hubungan lebih rendah dari pada negara yang mengirim duta besar. Seorang duta harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pemerintah negaranya.

3. Menteri Presiden (Minister President) adalah mereka yang tidak dianggab      sebagai wakil kepala negara, tetapi hanya ditempatkan untuk mengurus urusan-urusan negaranya. 

4.  Kuasa Usaha (Charge D’affair), kuasa usaha tidak diperbantukan kepada kepala negara, tetapi kepada menteri luar negeri negara penerima.  Ada dua macam kuasa usaha yaitu kuasa usaha tetap yang menjabat kepala dari suatu perwakilan dan kuasa usaha  sementara yang melaksanakan tugas atau pekerjaan dari kepala perwakilan apabila kepala perwakilan itu belum atau tidak berada di tempat.

5.  Atase-atase, adalah tenaga ahli kedutaan, ada dua jenis atase yaitu atase militer dan atase  tekhnis seperti atase perekonomian, atase pendidikan dan kebudayaan, dll.

                   Atase militer atau pertahanan dijabat oleh seorang perwira yang diperbantukan departemen luar negeri dan di tempatkan di kedutaan besar negara pengirim dan diberi kedudukan sebagai seorang diplomat.  Sedangkan atase tekhnis dijabat oleh seorang pegawai negeri sipil tertentu yang tidak berasal dari lingkungan departemen luar negeri dan di tempatkan di salah satu kedutaan besar negara pengirim untuk membantu Duta Besar.  Atase tekhnis ini berkuasa penuh dalam melaksanakan tugas-tugas tekhnis sesuai dengan tugas pokoknya.      Misalnya Atase militer bertugas: memberikan nasehat di bidang militer dan hankam terhadap duta besar berkuasa penuh.  Atase perekonomian masalah perekonomian, dll

3. Fungsi dan tugas Perwakilan Diplomatik :

              Menurut kongres wina 1961, fungsi perwakilan diplomatik, sbb :

       1) Mewakili Negara pengirim  di dalam Negara penerima.

      2) Melindungi kepentingan Negara pengirim dan warga negaranya di                               Negara penerima sesuai hukum internasional.

      3)  Mengadakan persetujuan dengan pemerintah Negara penerima.

4)  Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan Negara penerima, sesuai dengan UU dan melaporkan pada pemerintah Negara pengirim.  Misalnya duta besar amerika serikat melaporkan keadaan Negara Indonesia tentang keamanan setelah ledakan bom teroris.

5)  Memelihara hubungan persahabatan antara kedua Negara.

        Tugas Perwakilan Diplomatik :

1)    Representasi, dapat melakukan protes, mengadakan penyelidikan pertanyaan dengan pemerintah Negara penerima.

2)    Negosiasi, untuk mengadakan perundingan atau pembicaraan baik dengan Negara dimana ia diakreditasi atau dengan negaralain.

3)    Observasi, menelaah dengan teliti setiap kejadian atau peristiwa di Negara penerima yang mungkin dapat mempengaruhi kepentingan warga negaranya.

4)    Proteksi, melindungi pribadi, harta benda dan kepentingan warga negaranya yang ada di luar negeri.

5)    Relationship, meningkatkan hubungan persahabatan antara Negara pengirim dengan Negara penerima baik bidang ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

Kronologi pengangkatan seorang perwakilan diplomatik :

                                                                          



I.  Kedua belah pihak saling menukar informasi tentang akan dibukanya perwakilan oleh depatemen luar negeri masing-masing
  II.  Mendapat persetujuan (demende, aggregation) dari Negara yang menerima.
III.  Diplomat yang akan di tempatkan, menerima surat kepercayaan (letter de credence) yang ditandatangani oleh kepala Negara pengirim 
 IV.  Surat kepercayaan diserahkan kepada kepala Negara penerima (letter de rapple) dalam suatu upacara dimana seorang diplomat tersebut berpidato                                                                          
v Hak istimewa Perwakilan diplomatik menurut konvensi wina :
1. Hak Imunitas, adalah hak kekebalan yang menyangkut pribadi seorang        diplomat     serta gedung perwakilannya, termasuk tidak tunduk terhadap    yuridiksi     (hukum) di negara tempat bertugas baik perkara perdata          maupun perkara   pidana, namun dapat diusir atau dikembalikan       kenegara asalnya (dipersona non grata). 
2. Hak ekstrateritorial, adalah hak kebebasan diplomat terhadap daerah     perwakilan, termasuk gedung perwakilan dan halaman serta      perlengkapannya seperti       bendera, lambang negara, dokumenm, surat-       surat yang bebas sensor. Menurut hukum internasional daerah       eksteritorial dipandang sebagai daerah negara pengirim, sehingga orang-      orang yang masuk tanpa izin dapat dikeluarkan.
Catatan : 
·        Komisariat tinggi adalah suatu lembaga dipolomatik setingkat duta besar antar negara-negara persemakmuran (Commonwealth).  Contohnya :
Di London Inggris, pemerintah Australia bukan diwakili oleh Kedutaan Besar melainkan Komisariat Tinggi, sebab Australia dan Inggris memiliki kepala negara yang sama yaitu Ratu Inggris.  Demikian juga di Selandia Baru, Kanada.  Komisariat Tinggi diangkat oleh Perdana Menteri masing-masing negara.
·        Nuncio Apostolik adalah lembaga diplomatik yang setara dengan Kedutaan Besar yang mewakili Tahta Suci Vatikan, Roma Italia.
          4. Pengertian perwakilan Konsuler :
                             Perwakilan Konsuler adalah lembaga  kenegaraan di luar       negeri               yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan      negara         lain. Ada               konsuler  yang  bersifat      tetap dan ada  konsuler kehormatan.         Tugas pokok               konsul kehormatan adalah menghubungkan perdagangan          ke dua negara.                Pejabat ini tidak        mendapat gaji, melainkan mendapat honoraruium atas jasa-jasanya itu.
          5.  Tingkatan perwakilan Konsuler :
                1) Konsul Jenderal, membawahi beberapa konsul yang ditempatkan di        Ibukota negara tempat ia bertugas.
                2)  Konsul dan wakil Konsul, Konsul mengepalai suatu kekonsulan yang    kadang-kadanh diperbantukan kepada konsul jenderal.  Sedangkan      wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau  kensul jenderal yang           kadang diserahi oleh pimpinan kantor konsuler.
                3) Agen Konsul, diangkat oleh konsul jenderal yang bertugas untuk   mengurus hal-hal yang bersifat terbatas yang berhubungan dengan        kekonsulan. Agen Konsul bertugas  di kota-kota yang termsuk    kekonsulan.
                6.  Fungsi Perwakilan Konsuler :
                         Menurut pasal 5 konvensi wina dan optimal protokol 1963, yaitu :
              1)   Melindungi  di  dalam  negara  penerima,  kepentingan-kepentingan                       negara pengirim dan warga negaranya, individu-individu, dan badan-                badan  hukum  di  dalam  batas-batas  yang  diizinkan  oleh   hukum                 internasional.
                    2)   Memajukan pembangunan hubungan dagang, ekonomi, dan                         kebudayaan dan ilmiah antar kedua negara.
          3)   Mengeluarkan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga negara-negara pengirim, dan visa atau dokumen-dokumen yang pantas untuk orang-orang yang ingin pergi ke negara pengirim.
          4)   Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil dan me;akukan fungsi-fungsi yang bersifat admninistratif dengan syarat tidak bertentangan dengan hukum internasional danperaturan  dari negara penerima.

7. Persamaan dan perbedaan perwakilan diplomatik dengan Konsuler :
                Persamaannya : adalah keduanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu untuk mewakili kepentingan negaranya di negara lain.
                Perbedaannya :

          No
Perwakilan Diplomatik
Peerwakilan Konsuler
1
Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat-pejabat tingkat pusat
Memelihara kepentingan negaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat-pejabat tingkat daerah (setempat)
2
Berhak mengadakan hubungan yang bersifat politik
Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik
3
Satu negara hanya mempunyai satu perwakilan diplomatik saja dalam satu negara penerima
Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler
4
Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan)
Tidak mempunyai hak ekstreritorial (tunduk pada pelaksanaan kekuasaan peradilan)
5
Untuk menempatkan duta harus membuka hubungan diplomatik terlebih dahulu
Dapat dilakukan tanpa harus membuka hubungan diplomatik terlebih dahulu
v Mulai dan berakhirnya fungsi misi perwakilan diplomatik dan konsuler :
Hal
Diplomatik
Konsuler
Mulai berlakunya fungsi
Saat menyerahkan surat kepercayaan (Lettre de creance)
Memberitahukan dengan layak kepada negara penerima
Berakhirnya fungsi
1.     Sudah habis masa jabatan
2.     Ia ditarik (recalled) oleh pemerintah negaranya
3.     Karena tidak disenangi (dipersona non grata)
4.     Kalau negera penerima perang dengan negara pengirim
1.     Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir
2.     Penarikan dari negara pengirim
3.     Pemnberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf Konsuler

C. RANGKUMAN
1.  Perwakilan Diplomatik : adalah lembaga kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan politik dengan negara lain.
2.  Tingkatan perwakilan diplomatik adalah duta besar, duta, menteri residen, kuasa usaha, atase-atase.
3.  Fungsi perwakilan diplomatik menurut konvensi wina adalah sebagai wakil negara pengirim, melindungi kepentingan negara dan warganegara  pengirim, memberi informasi tentang keamanan negara penerima berdasarkan undang-undang, memelihara persahabatan ke dua negara.
4.  Tugas perwakilan diplomatik, adalah representasi, negosiasi, observasi, proteksi, dan relationship.
5.  Hak istimewa perwakilan diplomatik menurut konvensi wina adalah hak mimunitas dan hak ekstrateritorial.
6.  Perwakilan konsuler adalah lembaga  kenegaraan di luar negeri yang bertugas dalam membina hubungan non politik dengan      negara  lain.
7. Tingkatan perwakilan konsuler adalah konsul jenderal, konsul, wakil konsul, dan agen konsul.
8. Fungsi perwakilan konsuler menurut konvensi wina adalah melindungi kepentingan warganegara dan negara pengirim, memajukan hubungan perdagangan, mengeluarkan paspor dan visa, sebagai notaris sipil.

D. GLOSARIUM
·        Di persona non grata    : tidak disenangi, dibenci, diusir untuk                                              seorang diplomat atau duta.
·        Hak imunitas                : hak kekebalan terhadap yuridikasi hukum
·        Hak eksteritorial           : hak kebebasan diplomat terhadap daerah                                                 perweakilannya.
·        Commonweath             : negara persmakmuran Inggris
·        Konsuler                       : wakil negara di luar negeri bidang non                                            politik
·        Paspor                          : izin ke luar negeri
·        Visa                                        : izin masuk suatu negara

UJI KOMPETENSI
1.  Lembaga negar di luar negeri yang bertugas untuk membina hubungan non politik dengan negara lain disebut ....................
     a. Duta besar     b. Duta   c. Menteri residen    d. Kuasa usaha    e. Konsuler
2.  Dasar hukum pengangkatan duta dan konsul adalah pasal ..........UUD 1945.
     a. 11              b. 12                  c. 13               d. 14                  e. 15
3.  Apabila hubungan ke dua negara termasuk setara dan akrab serta banyak mengadakan hubungan timbal balik maka biasanya akan dibuka hubungan dalam tingkat ...............
     a. Duta besar    b. Duta    c. Menteri residen      d. Kuasa usaha       e. Konsuler
4.  Di bawah ini yang tidak termasuk tugas dari perwakilan diplomatik adalah ...
     a. Representasi                        c. Negosiasi                             e. Proteksi
     b. Spionase                              d. Observasi
5.  Bila seorang duta besar atau diplomat melakukan kesalahan di negara penerima maka ia dapat diusir atau  tidak disenangi, disebut ..................
     a. Hak imunitas                 c. Hak ekstrateritorial                   e. Hak kekebalan
     b. Dipersona non grata      c. Hak proteksionis
6.  Wilayah ekstrateritorial adalah wilayah suatu negara yang berada di negara lain. Contohnya ................
     a. Gedung perwakilan termasuk halaman, lambang negara, bendera negara
     b. Kapal suatu negara yang berlayar di laut internasional
     c. Dokumen atau surat bebas sensor yang ada di kantor perwakilan
     d. Pribadi diplomat  (duta besar atau duta).
     e. Semua jawaban benar.
7.  Yang tidak termasuk fungsi perwakilan konsuler di bawah ini adalah ........
     a. Sebagai notaris dan panitera sipil untuk melakukan fungsi administratif.
     b. Mengeluarkan paspor dan dokumen perjalanan untuk warga negara    pengirim.
     c. Membina hubungan dagang, ekonomi, budaya
     d. Mengeluarkan visa untuk orang yang ingin pergi ke negara pengirim.
     e.  Memberikan keterangan mengenai keadaan keamanan di negara penerima                          berdasarkan undang-undang  atau  hukum internasional.
8.  Seorang perwakilan diplomatik dapat melakukan protes  kepada negara penerima, menhadakan penyelidikan, pertanyaan dengan pemerintah negara penerima.  Hal ini disebut tugas ....................
     a. Relationship                        c. Observasi                             e. Representasi
     b. Proteksi                               d. Negosiasi


                                                                    


 






Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...