Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

BAB 4 Hubungan & Organisasi Internasional (KB. 16)




Kegiatan Belajar 16 ( 2 x pertemuan )

BAB 4  HUBUNGAN DAN ORGANISASI INTERNASIONAL


Standar Kompetensi
4. Menganalisis hubungan internasional dan organisasi internasional
Kompetensi Dasar
4.5. Menghargai kerjasama dan perjanjian internasional yang bermamfaat bagi Indonesia

A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1.     Mendneskripsikan pengertian politik luar  negeri bebas aktif.
2.     Mengidentifikasi bentuk kertjasama Indonesia dengan Negara lain.
3.     Mejelaskan mamfaat kerjasama yang dirasakan Indonesia dengan Negara lain.
4.     Memberikan contoh perjanjian internasional yang bermamfaat bagi Indonesia.

B. MATERI POKOK
    1.  Bentuk-bentuk kerjasama dan perjanjian Indonesia dengan Negara lain
    2. Hasil-hasil kerjasama dan perjanjian internasional yang bermamfaat bagi Indonesia

C. URAIAN MATERI POKOK
          Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia yang abadi, Adil, dan sejahtera, Negara Republik Indonesia tetap melaksanakan Politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif.  Sifat politik luar negeri RI yang bebas dan aktif itu mengandung makna, sebagaiberikut :
·        Bebas artinya RI bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalah-masalah internasional dan lepas dari ikatan kekuatan raksasa dunia seperti barat dengan liberalnya dan timur dengan komunisnya.
·        Aktif artinya pemerintah dan rakyat dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan, ketertiban dunia, serta aktif ikut serta  menciptakan keadilan social dunia.
            Politik luar negeri bebas aktif  adalah anti imperialisme dan anti kolonialisme dalam segala bentuk manifestasinya.  Pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif di abdikan demi kepentingan nasional terutama untuk terciptanya stabilitas dan pembangunan nasional serta kesejahteraan rakyat.
1. Bentuk-bentuk kerjasama dan perjanjian Indonesia dengan Negara lain:
    a. Bilateral :
1)    Persetujuan Indonesia dengan RRC masalah Dwi Kewarganegaraan,  Sehingga keturunan cina yang ada di Indonesia apabila telah berusia 18 tahun  boleh memilih secara sukarela  apakah akan menjadi WNI atau menjadi warga Negara Cina.
2)    Perjanjian Indonesia dengan Malaysia tentang perbatasan kedua Negara di selat malaka dan laut cina selatan, sehingga kedua Negara terhindar dari konplik dan pemamfaatan laut.
3)    Perjanjian Indonesia dengan Malaysia tentang ekstradisi.
4)    Perjanjian Indonesia dengan Thailand menegani selat malaka bagian utara dan laut Andaman.
5)    Republik Indonesia dengan Australia mengenai tentang garis batas di laut arafuru, irian jaya dan papua nugini.
6)    RI dengan singapura tentang batas laut territorial.
7)    RI dengan India tentang garis batas di laut Andaman.
b. Regional
1)    Pembentukan ASEAN, sehingga mempercepat proses pertumbuhan ekonomi dan kemajuan social budaya.
2)    Perdagangan bebas ASEAN yaitu AFTA (ASEAN Free Trade Area) sehingga meningkatkan investasi langsung serta meningkatkan daya saing, penghapusan bea impor bagi Negara di kawasa ASEAN.
c. Multilateral :
1)    RI menjadi anggota PBB, sehinggga mempercepat proses pengembalian Irian Barat dari pihak Belanda ke Indonesia.
2)    Pembentukan Gerakan Negara Non Blok, sehingga meredakan ketegangan antara blok barat  (AS) dengan blok timur (Uni Soviet) pada waktu itu yang dapat merugikan Indonesia.
3)    Dibentuknya SGI (Consultatif Grouf on Indonesia), membantu Indonesia dalam  pembangunan proyek-proyek dengan pinjaman lunak.
4)    Konvensi Internasional tentang penghapusan diskriminasi Rasial, sehingga Indonesia semakin menghargai persamaan harkat dan martabat sesama manusia di dunia.
2. Hasil-hasil Kerjasama dan perjanjian  internasional lainnya yang pernah      dirasakan   Indonesia :
·        Mamfaat Kerjasama Internasional bagi Indonesia :
·        Dewan Keamanan PBB menghentikan Agresi Militer Belanda 1  atas usul India dan Australia.
·        Perundingan Indonesia Belanda melalui Jasa baik KTN (komisi Tiga Negara) untuk menghentikan pendudukan belanda di Indonesia.
·        PBB mengeluarkan resolusi untuk menghentikan Agresi Militer belanda II yang berisi :
- Hentikan saling menyerang
                               - Membebaskan segala tawanan
                              - Berunding atas dasar Perjanjian Lingarjati dan Renville
                              - Pemerintaha RI dikembalikan ke Yogyakarta.
·        Pengembalian Irian barat oleh PBB dari tangan belanda ke RI tahun 1962
·        Pengakuan kedaulatan RI oleh belanda melalui KMB tanggal 27 Desember 1949.
·   Manfaat Perjanjian Internasional bagi Indonesia :
1.     Diterimanya konsep Negara kepulauan (archipelagic state) Wawasan Nusantara.
2.     Penentuan Batas Wilayah laut RI melalui Konvensi Hukum Laut Inmternasional tahun 1982, yaitu :
a.     Batas wilayah 12 mil laut territorial Negara pantai  dan Negara kepulauan.
b.     Batas 24 mil Zona bersebelahan.
c.      Batas 200 mil laut ZEE (Zona Ekonimi Eksklusif).
d.     Batas lebih 200 mil landas benua.
e.      Batas Landas Kontinen  dengan batas/kedalaman  200 m di luar laut teritorial
f.       Pengakuan hak Negara tak berpantai untuk ikut memamfaatkan sumber daya alam dan kekayaan lautan.

Catatan : Tentang batas Negara buka kembali pelajaran PKn  kelas x BAB 1.
 
C. RANGKUMAN
1.  Politik luar negeri bebas aktif artinya bebas menentukan sikap terhadap masalah internasional tanpa terikat dengan kekuatan dunia lainnya, sedang kan aktif artinya Indonesia aktif memeperjuangkan kebebasan dan ketertiban dunia.
2.  Bentuk kerjasama dan perjanjnian antara Indonesia dengan Negara lain yaitu bilateral, regional, multilateral.
3.  Mamfaat kerjasama internasional yang telah diperoleh Indonesia antara lain penghentian agresi militer Belanda I dan II, pengembalian Irian barat ke RI, pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda.
4. Mamfaat perjanjian internasional bagi Indonesia, adalah diterimanya konsep Negara kepulauan, penentuan batas laut RI melalui konvensi hukum laut internasional PBB tahun1982.

D. GLOSARIUM
·        Archipelagic state               : Negara kepulauan
·        Zone bersebelahan              : wilayah laut 12 mil di luar laut territorial
·        Zona Ekonomi eksklusif     : wilayah laut sepanjang 200 mil
·        Diskriminasi rasial             : perbedaan suku bangsa
·        Non Blok                            : di luar blok barat dan blok  timur
·        AFTA (ASEAN Free Trade Area) : pasar bebas asean
·        Dwi kewarganegaraan                  : dua kewarganegaraan
·        Veto, hak veto          : hak membatalkan keputusan Dewan keamanan
                                             PBB oleh anggota tetap DK PBB
·        Trust teritories                    : wilayah perwalian
·        Resolusi                                       : keputusan Dewan Keamanan PBB

TUGAS MANDIRI

SK
KD
Uraian Kegiatan
Waktu
Keterangan
4. Menganalisis hubungan internasional dan organuisasi internasional
5. Menghargai kerjasama dan perjanjian internasional yang bermamfaat bagi indonesia
Tunjukkan batas-batas laut Negara Indonesia  baik laut territorial, zona bersebelahan, dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) beserta arti pentingnya bagi indonesia
Dikumpulkan pada pertemuan minggu berikutnya, dan dijelaskan di depan kelas
Tugas mandiri terstruktur
 Di buat secara kelompok di presentasikan di depan kelas melalui peta yang dis iapkan guru
 
  Keterangan : Guru menyiapkan peta wilayah Republik Indonesia.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...