Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

BAB 1 PANCSILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA (KB. 2)

Kegiatan Belajar 2 ( Semester Ganjil )
BAB 1 PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
SK 1.  Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila  sebagai ideologi terbuka
KD 1.2.  Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

A. Tujuan pembahasan ini agar peserta didik dapat :
1.     Mengetahui nilai- nilai yang terkandung dalam Pancasila
2.     Memberikan contoh pengamalan dari nilai-nilai dalam Pancasila
3.     Mengetahui makna Pancasila sebagai paradigma pembangunan
4.     Mengemukakan contoh lain dari penafsiran kembali nilai-nilai dasar dalam Pancasila sesuai dengan perkembangan zaman
5.     Menganalisis antara keterkaitan antara nilai dasar dengan nilai instrumental dan nilai praksis
6.     Menemukan contoh dalam masyarakat tentang Pancasila sebagai paradigma pembangunan

B. Materi Pokok :
1.     Pancasila sebagai sumber nilai
2.     Pancasila sebagai paradigma pembangunan
C. Uraian Materi Pokok :
1.     PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI
          Kini kita sampai pada pembahasan Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan nasional.  Untuk menjadi falsafah negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia maka Pancasila harus mengandung nilai-nilai luhur. 
Ada tiga jenis nilai yang terkandung dalam Pancasila :
1.     Nilai dasar ( Ketuhanan, kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan)  adalah nilai yang berasal dari budaya bangsa Indonesia yang bersifat abstrak dan umum, relatif tidak berubah namun maknanya selalu dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman, dengan kata lain bisa terus menerus ditafsirkan ulang baik makna maupun implikasinya sehingga didapat nilai baru yang lebih operasional sesuai dengan tantangan zaman. 
Contoh Ketuhanan :
Sekarang ini kamu bisa mengimplikasikan nilai Ketuhanan dengan belajar mengaji melalui tehnologi bolpoin digital yang dipasangkan dengan Al Qur’an peruntukannya.
Contoh Kemanusiaan :
kamu bisa menyumbang untuk saudara kita di Palestina melalui jaringan bank internasional dengan sekali klik, kita bisa menyerukan perdamaian dan keadilan lewat siaran- siaran radio, televisi, internet, menggalang solidaritas kemanusiaan lewat dunia.
Contoh Persatuan :
kamu bisa bentuk komunitas di dunia maya, membentuk persatuan seperti komunitas blogger, komunutas buruh, dan sebagainya.
Contoh Kerakyatan (musyawarah mufakat ) :
zaman sekarang orang bisa bermusyawarah jarak jauh melalui telepon, telekonprensi antar negara bahkan saling bertatap muka lewat layar digital layaknya bermusyawarah di rumah.
Contoh keadilan : 
menabung di bank untuk masa depan, mengadakan acara-acara yang bersifat apresiasi untuk menghargai karya orang lain seperti Bakrie Awards yaitu ajang penghargaan dari keluarga Abu Rizal Bakrie untuk anak bangsa yang berprestasi.
Nah semua contoh di atas adalah tafsiran-tafsiran baru yang memiliki makna sama saat  awal lahirnya Pancasila, hanya saja caranya yang berbeda.
Silahkan kamu cari contoh penafsiran yang lain!
2.     Nilai Instrumental, sarana untuk melaksanakan nilai dasar yang berbentuk norma sosial dan norma hukum.  Seperti norma agama, sopan santun,  kesusilaan, adat-istiadat.  Peraturan seperti UUD 1945, Tap MPR, Undang-undang, Peraturan lainnya sampai ketingkat bawah. 

3.     Nilai Praksis, adalah nilai  yang dilaksanakan dalam kenyataan hidup sehari-hari yang menandakan apakah nilai dasar atau instrumental masih hidup atau masih dilaksanakan  di tengah masyarakat, berbangsa dan bernegara. Seperti saling menghormati, toleransi, kerja sama, kerukunan,  bergotong royong,  menghargai, dan sebagainya.
                     Contoh perwujudan ke tiga nilai yang ada di dalam Pancasila adalah :
Ø Misalnya nilai dasarnya : Ketuhanan tentang kehidupan beragama di Indonesia
Ø Nilai instrumentalnya adalah : UUD 1945 pasal 29 ayat 2 berbunyi “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk mememluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu”  Kemudian dilaksanakan melalui peraturan lainnya atau Kementerian Agama dan lembaga terkait lainnya seperti kemenag provinsi dan kabupaten, MUI ( majelis Ulama Indonesia ) KUA (Kantor Urusan Agama)  kecamatan , sehingga sampai kepada masyarakat.
Ø Wujud Nilai praksisnya adalah : di masyarakat Indonesia masih ada yang namanya toleransi antar umat beragama, saling berkerjasama antar pemeluk agama, tolong-menolong antar pemeluk agama yang masih kental. 
a.     Di Solo hidup berdampingan dua tempat ibadah yang berbeda bahkan satu tembok dan satu halaman serta alamat surat yang sama  dan tidak pernah berbenturan.
b.     Di komplek Puja Mandala Bali hidup berdampingan tempat ibadah seperti Masjid, Gereja, Pura, rukun sampai sekarang.
          Silahkan kamu mencari nilai dasar yang lain dan analisa nilai instrumentalnya dan nilai praksisnya !

2  PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN
Kata  paradigma berasal dari bahasa inggris “paradigm” yang berarti model, pola, atau contoh.  Arti lain dari paradigma adalah sistem pemikiran, cara pandang, prinsip dasar, atau cara pemecahan masalah yang dianut suatu masyarakat tertentu. 
Jika Pancasila adalah paradigma pembangunan maka, Pancasila dijadikan landasan, acuan, metode, nilai sekaligus tujuan yang ingin dicapai dalam program pembangunan.  Dengan demikian maka mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pemanfaatan hasil-hasil pembangunan harus mengacu  dan mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila.
Contoh :
Ø Pembangunan tidak hanya mementingkan tindakan nyata namun mengabaikan etika.  Jadi tindakan nyata harus dibarengi dengan pertimbangan etika.   Penghalusan istilah pekerja sex komersial/Prostitusi, judi,  harus di berantas.  Jangan ada lokalisasi prostitusi karena hal ini menyalahi etika.
Ø Pembangunan tidak boleh menjurus ke sistem ideology tertentu selain Pancasila.  Misalnya pembangunan ekonomi yang menjurus ke sistem neo-liberalisme yang tidak berpihak kepada rakyat kecil.
Ø Pembangunan harus menghormati hak azasi manusia, harkat dan martabat manusia, tidak mengorbankan manusia.  Contoh pembangunan SUTET (Saluran Listrik Tegangan Tinggi ) jangan melewati pemukiman penduduk karena radiasi arus listrik yang tinggi membahayakan kesehatan penduduk yang dilaluinya.
Ø Pembangunan dilaksanakan secara demokratis yaitu melibatkan masyarakat sebagai tujuan dari pembangunan itu.  Pembangunan itu harus lah melibatkan mereka meyangkut kebutuhan mereka.
Contohnya : Kalau dalam  masyarakat itu kekeringan tentu yang dibangun adalah bendungan dan sistem irigasi yang baik.
Contoh lain : ada program pemerintah yang namanya PNPMD (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Desa) ini adalah bentuk demokratisasi pembangunan sebab masyarakt desa itu menentukan sendiri pembangunan apa yang sesuai dengan kebutuhannya sehingga pemerintah tinggal memberikan biaya.  Seperti sarana air bersih, jembatan, dan sebagainya.

Ø Pembangunan harus dapat meghapus kemiskinan struktural yaitu kemiskinan yang timbul karena struktur sosial yang tidak adil bukan karena malasnya manusia sehingga tercapai taraf minimum keadilan sosial.
Contoh : terkadang para pengemis dan gelandangan itu bukan mereka itu tidak memiliki sawah maupun rumah.  Dikampungya mereka memiliki semua itu namun struktur alam yang membuat mereka miskin seperti tidak ada air untuk mengairi sawah, ladang.  Mereka tidak memiliki pendidikan dan keterampilan sehingga tersisih.  Maka pembangunan pendidikan dan keterampilan menjadi perioritas utama.

Silahkan kamu mennemukan contoh lain dari Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional !

          Tujuan yang ingin dicapai dengan dijadikannya Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional adalah mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yang dalam kepribadiannya mencerminkan sikap bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas dan trampil, berbudi dan berakhlak mulia, desiplin, sehat jasmani dan rohani, bertanggungjawab serta mampu membangun dirinya dalam rangka membangun bangsanya. 
          Maka tujuan nasional akan tercapai sebagaimana tercantum dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan social. 

Glosarium
·        Intrumental : alat, perangkat.
·        Paradigma  : contoh, pedoman, sistem pemikiran.
·        Praksis        : perwujudan norma dalam kenyataan sehari



Rangkuman
          Dalam Pancasila terdapat tiga jenis nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praksis.  Contoh nilai dasar adalah ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan/musyawarah, dan keadilan. Nilai dasar ini bersifat abstrak atau tidak nyata, untuk melaksanakan nilai dasar ini memerlukan alat atau instrumental berupa perangkat norma seperti UUD 1945, undang-undang, norma sosial lainnya seperti norma agama, sopan-santun, kesusilaan, adat setempat, dan hukum.   Penerapan dari nilai interumental inilah nantinya akan melahirkan nilai praksis di masyarakat.  Nilai praksis adalah nilai yang masih ada, hidup, dan berkembang dalam kenyataan sehari-hari masyarakt seperti masih adanya gotong-royong, kekeluargaan, toleransi, saling menghargai sesame warga, dan sebagainya.
          Pancasila sebagai paradigma pembangunan dijadikan sebagai tolak ukur atau standar nilai dari para penyelenggara pembangunan maupun segenap hasil pembangunan.  Dijadikannya Pancasila sebagai paradigma pembangunan berarti mulai dari perencanaa, pelaksanaan, pembiayaan, sampai hasil-hasil pembangunan itu harus mencerminkan nilai luhur yang terkandung dalam kelima sila Pancasila.  Misalnya pembangunan itu tidak menyalahi norma agama, untuk kemaslahatan sesama, mempererat kesatuan bukan menimbulkan perpecahan dalam masyarakat/masalah baru, dilakukan atas dasar kebutuhan masyarakat/aspirasi masyarakat, dan tentunya untuk kesejahteraan bersama.

UJI KOMPETENSI ( I )

1.  Di kompplek ibadah Puja Mandala di Bali dan di Solo terdapat tempat beribadah berbagai agama hidup rukun secara berdampingan, kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila masih hidup dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat, adalah nilai ….
     a. dasar      b.  instrumental                  c.  Ketuhanan                   d.  praksis         e.   moralitas
3.  Tidak dipedomaninya Pancasila sebagai paradigma pembangunan menimbulkan banyak kekacauan di negara Indonesia.  Salahsatu kekacauan itu ….
     a. korupsi para penyelenggara negara sebagai pelaksana utama pembangunan               
     b. persaingan antar partai politik di DPR dalam membuat aturan pembangunan
     c. maraknya demontrasi  menuntut keadilan
     d. kualitas hasil pembangunan buruk
     e. persaingan tidak sehat karena  pengawasan pemerintah  lemah dalam pembangunan
4.  Pembangunan masih mengabaikan pertimbangan etika yang ditandai dengan ……
       a. istilah pekerja sex komersial                   d.  tidak menghargai HAM 
     b. penggusuran rumah warga                   e.  tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat
     c. ganti rugi yang tidak sesuai     

5.  Adanya program pemerintah dalam mengikutsertakan peran rakyat dalam pembangunan desa misalnya melalui PNPMD (Program Nasional Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan) pada era pemerintahan presiden SBY menunjukkan bahwa pembangunan bersifat ……
       a.  ideologis                         c.  pragmatis                                     e.  berkesinambungan
     b.  demokratis                      d.  menghormati HAM            
6.  Usaha pemerintah dengan menciptakan potensi alam seperti membangun bendungan, sumur bor, sumber pendapatan baru (daerah kering menjadi subur), lahan gambut menjadi lahan produktif dengan tehnologi terbarukan.  Usaha-usaha tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan ……
     a. lapangan pekerjaan                           d.  pembangunan yang merata di seluruh tanah air
     b.  hidup layak                                        e.  taraf minimum keadilan sosial
     c. bebas gelandangan dan pengemis
UJI KOMPETENSI ( II )
1.  Coba kamu kemukakan masing-masing satu contoh lain tentang penafsiran baru dari nilai-nilai dasar Pancsila yang sesuai dengan keadaan zaman saat ini yang dilaksanakan masyarakat/pemerintah dan tidak menyalahi norma dan jati diri bangsa indonesia!
     Jawaban :
1)    Tafsiran dari nilai dasar Ketuhanan :
 Adanya Al-Qur’an yang berformat digital dapat dibaca melalui smartphone, komputer sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana.
2)    Tafsiran nilai dasar Kemanusiaan :
 Solidaritas sesama manusia dengan membatu sesama lewat penggalangan dana   di dunia maya, seperti penggalangan koin untuk Prita Mulyasari karena dituduh mencemarkan nama baik rumah sakit Omni Internasional.
3)    Tafsiran nilai dasar Persatuan :
 Cinta produk dalam negeri misalnya suka mengenakan baju batik, festival wayang internasional, dan sebagainya
4)    Tafsiran nilai dasar Kerakyatan :
 Musyawarah  jarak jauh dengan perangkat tehnologi digital (telepon, layar monitor)
5)    Tafsiran nilai dasar Keadilan :
 Kartu sehat, kartu pintar, BPJS (Balai Penyelenggara Jaminan Sosial), Jaring Pengaman Sosial, Jamkesmas, dansebagainya.


2.     Pilih satu nilai dasar dalam Pancasila (terserah kamu) lalu analisa nilai instrumentalnya kemudian tunjukkan nilai praksisnya yang ada di masyarakat !  Seperti contoh pada modul di atas !
Jawaban :
·        Nilai dasarnya :  Kerakyatan ( Pemilihan presiden/wakil presiden)
·        Nilai instrumentalnya boleh lebih dari satu  :
1.     UUD 1945 pasal 6a yaitu Presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung dalam satu paket.
2.     Undang-undang No. 42 tahun 2008 tentang pemilu presiden dan wakil preiden.
·        Nilai praksisnya  boleh lebih dari satu :
1.     Dilaksanakannya pemilu presiden dan wakil presiden
2.     Dibentuknya Komisi Pemilihan Umum baik di pusat dan di daerah.
3.     Adanya pemilih, dan sebagainya.
3.     Berikan beberapa contoh lain pembangunan yang tidak sesuai dengan Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional !
Jawaban :
1)    Menjururus ke neo liberalisme seperti tidak ada subsidi untuk rakyat
2)    Monopoli dan persaingan tidak sehat dibidang ekonomi
3)    Mementingkan kepentingan  kelompok dan diri sendiri

TUGAS INDIVIDUAL

Uraian kegiatan
Jawaban kamu
Berikan contoh nilai praksis yang  dilaksanakan di sekolah/madrasah sebagai wujud nilai instrumental (tata tertib) yang berlaku
·     Kata kunci jawaban siswa sesuai dengan Tata Tertib di Sekolah anda
·     Misalnya : Memakai seragam, tidak merokok, ikut upacara bendera, tidak membawa HP, narkoba, dan sebagainya



Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...