Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

BAB 1 Budaya politik (Kegiatan Belajar 3)


Kegiatan Belajar 3 ( Semester Ganjil )
BAB 1  BUDAYA POLITIK DI INDONESIA
SK 1.   Menganalisis budaya politik di Indonesia.
KD   1.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik

A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1.     Mendeskripsikan makna sosialisasi kesadaran politik
2.     Menguraikan mekanisme sosialisasi pengembangan budaya politik.
3.     Mengidentifikasikan fungsi partai politik.

B. MATERI POKOK
    1. Pengertian sosialisasi politik
    2. Makna sosialisasi kesadaran politik
    3. Mekanisme sosialisasi budaya politik
    4. Fungsi dan peranan partai politik

C. URAIAN MATERI POKOK
1.  Pengertian  sosialisasi politik :
·        Richard E. Dawson, sosialisasi politik adalah suatu pewarisan pengetahuan, nilai-nilai dan pandangan-pandangan politik dari orang tua, guru, dan sarana-sarana sosialisasi lainnya kepada warga Negara baru dan mereka yang menginjak dewasa.
·        Ramlan Surbakti, sosialisasi politik merupakan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.
     Menurut Ramlan Surbakti, dari segi metode penyampaian  pesan, sosialisasi politik di bagi dua yaitu :
a. Pendidikan politik, merupakan proses dialogis diantara pemberi dan        penerima pesan.  Melalui proses ini, para anggota masyarakat         mengenal dan mempelajari nilai-nilai, norma-norma, dan simbol-   simbol politik negaranya.  Seperti  kursus, latihan , diskusi politik.
b.  Indoktrinisasi politik, merupakan proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat  untuk menerima     nilai, norma dan syimbol yang dianggap baik dan ideal oleh pihak        penguasa.  Seperti  pengarahan dengan paksaaan dan disiplin, system     politik otoriter.

2. Makna sosialisasi politik :
             Menurut Gabriel A. Almond, sosialisasi politik dapat   membentuk, menstranmisikan, memelihara serta mengubah kebudayaan       politik suatu bangsa, dalam bentuk penyampaian kebudayaan itu dari     generasi tua ke generasi muda.
           Menurut Mochtar Masoed dan Colins MacAndrews ada 6 sarana atau agen sosialisasi politik, yaitu :
a. Keluarga :
           Anak diajar untuk membuat keputusan bersama, mematuhi kaidah-kaidah dimana kalau dilanggar tentunya ada    hukuman.  Dalam keluarga ditanamkan kebiasaan untuk berdialog antara    anggota keluarga sehingga kelak diharapkan dia akan tumbuh menjadi pribadi yang terbuka dan demokratis.
b. Sekolah :
           Sekolah memberi pengetahuan pada kaum muda tentang dunia politik     dan peranan mereka di dalamnya.  Sekolah juga membangun kesadaran          pada anak  mengenai pentingnya hidup bernegara dan pentingnya cinta   tanah air.
c. Kelompok Pergulan :
           Bila seseorang menyatakan akan memilih partai tertentu dalam      pemilu mungkin saja temannya akan mengikutinya atau dia sendiri akan     mengikuti temannya, atau paling tidak antara teman akan terjadi dialog         atau diskusi tentang sebuah partai politik, sehingga bila teman itu         mengidolakan tokoh atau partai tertentu boleh jadi teman yang lain akan         ikut mengidolakan tokoh atau partai politik tertentu pula.
d. Tempat kerja :
           Organisasi seperti sarikat kerja, serikat buruh  dapat dijadikan acuan      atau referensi dalam kehidupan politik.  Organisasi ini dapat memberikan        pengalaman sosialisasi politik yang berkesan.  Misalnya buruh         menuntut kenaikan upah yang sesuai sehingga dapat mempengaruhi          keputusan pada perusahaan itu demi masa depannya. Mereka bisa   melakukan mogok dalam memperjuangkan haknya. Hal-hal semacam ini           akan berguna dalam partisipasinya dalam kegiatan politik.
e. Media Massa :
           Media massa seperti surat kabar, majalah, radio, televisi dan internet     memegang peranan penting dalam sosialisasi politik.  Melalui      media massa      masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan informasi-informasi    tentang politik, masyarakat dengan cepat         mengetahui peristiwa-peristiwa        yang terjadi di dunia politik.  Melalui media massa ideologi Negara dapat      ditanamkan kepada masyarakat.  Melalui media massa kebijakan-kebijakan   politik Negara dapat diketahui oleh masyarakat.
f. Kontak-kontak politik langsung :
           Kontak politik langsung adalah pengalaman nyata yang dirasakan oleh     seseorang dalam kehidupan politik.  Misalnya diabaikan oleh partainya,         sehingga pengalaman tersebut akan        membentuk sikap pada diri seseorang.

3. Mekanisme Sosialisasi Politik
  a. Cara primitive, dalam hal ini politik hanya dijadikan ajang untuk melakukan aksi-aksi primitive yang lebih mengedepankan otot, emosi, dan ambisi tanpa mau mengembangkan nalar dan intelektual politik, seperti berlomba-lomba dalam memajang bendera partai politik, baliho tokoh politik, adu massa sebanyak-banyaknya (show of  force)
  b.  Iklan layanan masyarakat, melalui surat kabar, televisi, internet, Koran, brosur.
  c.  Peran pendidikan politik, pendidikan yang diberikan oleh guru, dosen dapat membentuk masyarakat yang sadar politik.

4. Fungsi dan peranan partai politik
    a. Fungsi Partai politik :
                   Menurut Miriam Budiardjo :
  1) Rekrutmen Politik, untuk mencari massa sebanyak-banyaknya, tempat pengkaderan calon pemimpin.
       2) Komunikasi politik, sebagai penyalur pendapat dan aspirasi  masyarakat.
        3) Sosialisasi Politik, sebagai alat agar seseorang memperoleh sikap          dan orientasi terhadap fenomena politik, santun dalam berpolitik.
       4) Pengatur konflik,  alat untuk mengatasi persaingan dan       perbedaan pendapat dalam masyarakat.
                   Menurut UU No. 31 Tahun 2002 tentang partai politik, fungsi       partai politik adalah :
       1)  Sebagai pendidikan politik.
       2) Penciptaan iklim yang kondusif , perekat persatuan dan      kesatuan.
       3)  Penyerap, penyalur aspirasi politik.

b. Peranan Partai Politik :
            Sebagai wahana bagi masyarakat dalam menyadarkan hak-hak politiknya. Sebab partai politik memiliki tanggungjawab untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat sebagai pemilik kekuasaan yang kemudian diserahkan kepada penguasa melalui proses pemilu. 

D. GLOSARIUM
·        Primitive              : kuno, tradisional
·        Show of force       : unjuk kekuatan
·        Brosur                  : keterangan  tentang informasi
·        Politik                  : ilmu kenegaraan tentang pemikiran untuk mendapatkan
                               kekuasaan.
·        Fenomena politik : fakta, gejala, peristiwa tentang politik

E. RANGKUMAN
1.     Sosialisasi politik merupakan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.
2.     Menurut Ramlan Surbakti sosialisasi politik ada dua yaitu pendidikan politik dan indoktrinisasi politik.
3.     Makna sosialisasi politik menurut Gabriel A. Alomond adalah untuk membentuk, mentransmisikan, mengubah, serta memelihara kebudayaan politik suatu bangsa.
4.     Untuk mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa dapat dilakukan melalui sarana-sarana yaitu keluarga, sekolah, kelompok pergaulan, tempat kerja, media massa, dan kontak politik langsung.
5.     Mekanisme sosialisasi politik dapat dilakukan melalui cara primitive, iklan di media massa, dan pendidikan politik.
6.     Fungsi partai politik menurut Miriam Budiardjo adalah sebagai rekrutmen politik, komunikasi politik, sosialisasi politik, dan pengatur konplik.
7.     Fungsi Partai politik menurt UU No. 31 tahun 2002 adalah sebagai pendidikan politik, penciptaan iklim yang kondusif, dan penyalur aspirasi.
8.     Peranan partai politik adalah merupakan wahana masyarakat dalam menyadarkan hak-hak plitiknya oleh karena itu partai politik memiliki tanggung jawab untuk memberikan penyadaran pada masyarakat sebagai pemilik kekuasaan yang telah diserahkan pada penguasa melalui pemilu.

UJI KOMPETENSI

1.  Sosialisasi politik adalah merujuk pada proses dimana sikap-sikap politik dan pola-pola tingkah laku politik diperoleh atau dibentuk dan juga sebagai sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan patokan-patokan politik dan keyakinan-keyakinan politik pada generasi berikutnya.  Pengertian sosialisasi politik menurut …………..
     a. Gabriel A. Almond                   c. Ramlan Surbakti                  e. Colins MacAndrews
     b. Richard E. Dawson                  d. Mochtar Masoed
2.  Sosialisasi politik sebagai suatu pewarisan pengetahuan, nilai-nilai dan pandangan-pandangan politik dari orang tua, guru, dan sarana-sarana sosialisasi lainnya kepada warga Negara baru dan mereka yang menginjak dewasa. Pengertian sosialisasi politik menurut …………
     a. Gabriel A. Almond                   c. Ramlkan Surbakti      e. Colins MacAndrews
     b. Richard E. Dawson                  d. Mochtar Masoed
3.  Proses dialogis antara pemberi dengan penerima pesan sehingga masyarakat dapat mempelajari nilai, norma maupun symbol-syimbol politik negaranya, disebut ………….
     a. Sosialisasi politik           c. Pendidikan politik      e. Doktrinisasi politik
     b. Indoktrinasi politik                  d. Rekrutmen politik
4.  Proses sepihak dimana penguasa memobilisasi warga masyarakat untuk menerima nilai, norma, symbol yang dianggap baik dan ideal oleh pihak penguasa, disebut ……….
     a. Sosialisasi politik           c. Pendidikan politik      e. Doktrinisasi politik
     b. Indoktrinasi politik                  d. Rekrutmen politik
5.  Sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan nilai budaya suatu bangsa dari generasi tua ke generasi muda, sosialisasi politik juga dapat mengubah kebudayaan politik suatu bangsa.  Pernyataan tersebut adalah ……
     a. Makna doktrinisasi politik                          d. Makna Pendidikan politik
     b. Makna sosialisasi politik                             e.  Fungsi debat politik
     c. Fungsi Pendidikan politik
6.  Perhatikan pernyataan berikut!
     1. Keluarga      3. Media  Massa            5. Kontak politik langsung
     2. LSM            4. Masyarakat madani
     Dari pernyatan tersebut manakah yang merupakan sarana sosilisasi politik ……
     a. 1,2, dan 3    b. 1 dan 3      c. 2, dan 4                  d. 1, 3, dan 5        e. 5 saja
7.  Contoh mekanisme sosialisasi politik dengan cara primitive, adalah ……..
     a. Pendidikan dari guru dan dosen                  d. Debat calon presiden lewat televisi
     b. Iklan layanan masyarakat                           e. Kampanye menggunakan internet
     c. Adu masa sebanyak-banyaknya
8.  Perhatikan pernyataan berikut ! “Fungsi partai politik adalah”, ……..
     1. Rekrutmen politik                    4. Penyalur aspirasi politik
     2. Pendidikan politik                    5. Pengatur konplik
     3. Komunukasi politik
     Dari pernyatan tersebut manakah yang merupakan fungsi paratai politik menurut  Prof. Miriam Budiardjo  adalah  ………..
     a. 1,2, dan 3    b. 1 dan 3      c. 2, dan 4                  d. 1, 3, dan 5        e. 5 saja

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...