Rangkuman PPKn K-2013 Perubahan 2016

Ramuan Herbal untuk Diabetes Melitus


Diabetes adalah suatu penyakit gangguan kesehatan dimana kadar gula dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh tubuh.  Diabetes Melitus dikenal juga dengan sebutan penyakit gula darah atau kensing manis yang jumlah penderitanya cukup banyak di Indonesia maupun di dunia.  apabila pancreas mengalami gangguan dan tidak dapat menghasilkan insulin sebagaimana mestinya maka kakn timbul suatu kekacauan yaitu insulin tidak dapat diproduksi artinya glukosa dalam darah tidak dapat diserap oleh tubuh menjadi energi sehingga darah menjadi kelebihan glukosa.  Kelebihan glukosa inilah yang disebut penyakit Diabetes Melitus atau Kencing Manis.  Karena glukosa tidak dapat diserap oleh tubuh dan tidak dapat menghasilkan energi maka itulah mengapa penderita diabetes melitus atau kencing manis itu selalu mudah lelah karena tidak adanya cadangan energi dari glukosa.

Gejala yang bisa timbul pada penderita diabetes melitus atau kencing manis adalah :
Mudah haus dan lapar, sering kencing, sepat lelah dan mengantuk, berat badan menurun tanpa sebab yang jelas, mudah terkena infeksi, luka sulit disembuhkan bahkan sampai diamputasi, sering kesemutan di kaki, sering timbul bisul, penglihatan kabur, infeksi jamur dan gatal di sekitar kemaluan.
Apabila penyakit diabetes melitus atau kencing manis ini tidak ditangani dengan tepat maka dapat terjadi komplikasi seperti gagal ginjal, inpotensi, gangguan penglihatan, stroke, luka pada kaki yang tidak sembuh-sembuh atau gangren.
Sumber :http://www.guladarah.com/2011/04/tabel-gula-darah-chart.html
Kadar gula normal saat perpuasa antara 70 - 110 mg/dl dan dibawah 200 mg/dl setelah makan.  Bila lebih serta disertai dengan gejala di atas maka anda termasuk penderita diabetes melitus atau kencing manis.
Ramuan herbal atau obat herbal untuk mengatasi diabetes melitus atau kencing manis yang gampang adalah :
Ramuan pertama :
Ambil 30 gram rambut jangung dan 100 gram batang kangkung, rebus dengan air secukupnya.  Minum selagi hangat dengan dosis 2 kali sehari.
Ramuan kedua:
Ambil 1 biji alpukat lalu keringkan dan dijadikan bubuk.  Ambil 5 gram bubuk biji alpukat dan seduh dengan 200 cc air matang.  Minum dengan dosis 2 kali sehari.
Ramuan ketiga :
Ambil 4 biji, biji rambutan kemudian disangrai hingga kering  kemudian ditumbuk halus.  Kemudian bubuk biji rambutan tersebut rebus dengan air secukupnya. Minum selagi hangat dengan dosis 2 kali sehari.
Ramuan keempat:
Ambil 3 sendok makan bubuk kedelai dan seduh dengan air secukupnya kemudian diminum dengan dosis 2 kali sehari.
Selamat sembuh.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Maaf!...Komentar harus sopan, mendidik/konstruktif, komentar yang berbau spam akan saya hapus!

Entri yang Diunggulkan

Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Pendekatan Saintifik

Sumber Gambar : www.referensiguru.com Adapun langkah operasional dari model pembelajaran discovery learning meliputi stimulation; pro...